Ridwan Kamil Larang Pemakaian Styrofoam, YLKI Berikan Apresiasi

Walikota Bandung, Ridwan Kamil.
Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

JAKARTA – Walikota Bandung Ridwan Kamil mengeluarkan kebijakan baru yang akan berlaku di seluruh wilayah Bandung yakni melarang restoran atau warung makan untuk menggunakan styrofoam sebagai kemasan makanan. Argumentasi Emil panggilan akrabnya dikarenakan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap kesehatan dan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai kebijakan Emil patut diberikan apresiasi.

“YLKI sudah lama mengadvokasi agar penggunaan styrofoam untuk kemasan makanan dilarang. YLKI pernah meminta restoran-restoran cepat saji di Jakarta agar tidak menggunakan styrofoam. Sebab styrofoam memang bukan jenis kemasan yang diperuntukkan untuk kemasan makanan karena tidak food grade,” ujar Tulus Abadi dalam keterangan persnya, Sabtu (15/10/2016).

Tulus menambahkan bahwa dari sisi kesehatan dampak styrofoam, terutama untuk makanan panas dan berlemak bisa memicu karsinogenik atau dapst memicu penyakit kanker. Bahkan, lanjut Tulus, dari segi lingkungan styrofoam juga sangat merusak karena tidak bisa didaur ulang lagi dan tidak mempunyai nilai ekonomi apapun.

Namun terlepas apresiasi yang diberikan pihaknya, YLKI menyarakan agar Walikota Bandung tidak melarang dari sisi hilir saja, tapi dari sisi hulu atau aspek produksi dan distribusi.

“Jangan hanya pihak restoran dan warung saja yang diawasi dan diberikan sanksi. Walikota Bandung dan juga Badan POM harus aktif mengedukasi konsumen atau masyarakat agar tidak menggunakan styrofoam untuk kemasan makanan,” pungkasnya.

(bm/bti)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *