Muslim Arbi: Kabinet Kerja Adalah Kabinet Bom Waktu

 

pengamat politik senior, Muslim Arbi.
pengamat politik senior, Muslim Arbi.

MOJOKERTO – Perombakan kabinet jilid II mendapatkan banyak respon negatif dari publik. Salah satunya dari pengamat senior Muslim Arbi. Menurutnya, usia pemerintahan Jokowi belum genap 2 tahun tetapi sudah melakukan reshuffle hingga dua kali. Hal ini menurutnya, membuktikan Jokowi sebagai pemimpin justru asal pasang saja dalam menempatkan pembantunya di Kabinet Kerja.

“Kabinet hasil Pilpres 2014 ini, baru beberapa bulan dirombak, lalu beberapa bulan kemudian dirombak lagi. Bisa dikatakan di antara pekerjaan Kabinet Kerja sekarang itu ialah bongkar pasang personel. Lalu kapan kerjanya? Perombakan ini mencerminkan penempatan para scuad di lini permainan oleh sang kapten terlihat asal pasang dan sesuai selera saja,” ujar Muslim Arbi kepada redaksi saat ditemui di sela-sela acara di Mojokerto, Jumat (29/7/2016) pagi.

Arbi menyayangkan reshuffle kabinet justru malah mempertahankan menteri-menteri berkinerja buruk dan malah membuang yang bagus, sehingga tak pelak menuai protes publik luas. Menurut kordinator Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi (GALAK) ini, kabinet yang ada merupakan ‘Kabinet Bom Waktu’.

“Kok bisa dianggap Kabinet Bom Waktu? Karena publik menilai pada kabinet hasil reshuffle ini, ada buronan ICC alias pelanggar HAM, ada Ratu Century, ada agen asing khususnya Cina, ada pelahap Cessi Bank Bali,” imbuhnya.

Arbi menambahkan, pemanggilan beberapa tokoh lama dan tua merupakan indikasi negatif bagi kekuasaan rezim berkuasa saat ini. Tetapi sekaligus membuktikan pemimpinnya kerap salah dalam pengelolaan manajemen pemerintahan. Jika tak segera dipahami dengan baik dan diperbaiki segera, maka sejarah pergolakan politik kerap diajarkan sejarah bahwa ia akan berulang dan tidak jauh dari siklusnya.

“Jika benar keputusan komposisi kabinet sekarang adalah buah yang tidak matang, maka bom waktu itu bisa segera meledak sewaktu-waktu,” kata Arbi mengingatkan sekaligus mengakhiri pernyataannya.

(bus/bti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *